Tampilkan postingan dengan label Sistem Operasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sistem Operasi. Tampilkan semua postingan

Rabu, Januari 24, 2018

Booting Ubuntu Lambat? Coba Solusi ini, Tips Mempercepat Booting Ubuntu

Booting Ubuntu Lambat? Coba Solusi ini, Tips Mempercepat Booting Ubuntu 


Migrasi ke Ubuntu gara-gara windows sangat lambat baik booting, restart, maupun shutdown? Kalau benar berarti anda sama seperti saya, tapi kalau sudah migrasi ke Ubuntu menemui masalah yang sama seperti windows yakni sangat lambat booting, restart dan shutdown apa yang harus kita lakukan? 

Nah, tips berikut ini mungkin bisa membantu anda yang mengalami masalah seperti saya, muncul problem seperti di windows karena saya banyak melakukan instalasi dan seringkali crash saat menjalakan beberapa program, mungkin tidak berpengaruh, hanya saja pada saat booting, restart, dan shutdown baru merasakan ada yang berbeda, yups kok tambah lemot, hahahaa. 

*image from youtube.com

Solusi Pertama

Install software stacer, merupakan solusi pertama karena kita akan cek startup application dan junk file yang mungkin saja berpengaruh terhadap sistem Ubuntu kita.

*Install Stacer

Kunjungi situs http://www.ubuntoid.com/install-stacer-system-optimizer-ubuntu-16-04/. Secara gamblang download file .deb stacer kemudian eksekusi file tersebut menggunakan perintah sudo dpkg --install namafile.deb

Kalau sudah terinstall berikut sedikit settingan yang perlu diperhatikan ...

System Cleaner pada Stacer - Booting Ubuntu Lambat? Coba Solusi ini, Tips Mempercepat Booting Ubuntu
System Cleaner pada Stacer

System Cleaner pada Stacer - Booting Ubuntu Lambat? Coba Solusi ini, Tips Mempercepat Booting Ubuntu

System Startup pada Stacer - Booting Ubuntu Lambat? Coba Solusi ini, Tips Mempercepat Booting Ubuntu
System Startup pada Stacer

Jadi pada solusi pertama ini kita benahi system cleaner dan startup, sehingga bisa sedikit meringankan system dari Ubuntu sendiri. 

Kok masih lemot ya? Santai, masih ada solusi kedua dan yang paling ampuh.

Solusi Kedua

Pada solusi kedua ini kita akan mencoba memodifikasi file /etc/fstab. File tersebutlah yang berhubungan dengan swapfile kita, maka dari itu  kalau terjadi slow pada saat booting, restart, maupun shutdown pada sistem Ubuntu cobalah untuk mengecek file /etc/fstab. 

nano /etc/fstab


Selanjutnya modifikasi file berikut ... Tapi sebelumnya backup terlebih dahulu file /etc/fstab sebelum memodifikasinya.

dibawah # swap was on beri tanda # diawal UUID untuk mendisable swap yang mungkin saja penyebab slow.

dibawah # swap was on beri tanda # diawal UUID untuk mendisable swap yang mungkin saja penyebab slow.

menjadi seperti ini ... jangan lupa di  save.

dibawah # swap was on beri tanda # diawal UUID untuk mendisable swap yang mungkin saja penyebab slow.

Modifikasi tersebut akan menonaktifkan swap, jadi kita lihat before after apakah terdapat perbedaan. Kalau lebih cepat maka selamat swap
anda yang bermasalah.

Ada satu alternatif lagi, kalau step tadi mendisable swap, maka kali ini kita akan cek UUID swap dengan menggunakan perintah sudo blkid. kalau swap UUID berbeda pada /etc/fstab maka kita harus menggantinya secepat mungkin atau sistem Ubuntu kalian akan lambat selamanya.

cek UUID swap dengan menggunakan perintah sudo blkid

disable UUID yang lama (yang salah, hehehe) kemudian tambahkan baris baru menggunakan UUID yang singkron dengan sudo blkid

Okey, sekian tips Ubuntu kali ini semoga bisa bermanfaat ya, salam linux salam satu jiwa. See you next post guys.

Senin, Juni 19, 2017

Cara Membuat Hak Akses User Biasa Menjadi Root di Linux

Cara Membuat Hak Akses User Biasa Menjadi Root di Linux


Selamat malam temen-temen, postingan pertama di bulan ramadhan nih, hehehe. Mimin baru sempet aja nih, oiya kita hari ini akan bahas membahas mengenai Linux, yups kita akan sedikit terntang Linux lagi. Pastinya temen-temen disini sudah mengenal Linux kan? Yups, sistem operasi open source yang sedang naik daun, bahkan saat ini mayoritas server di dunia menggunakan Linux lho.

Kembali ke topik awal kita, kali ini kita akan membuat hak user biasa, misal kita membuat user hardiyan, nah gmana caranya agar hardiyan ini bisa akses dan edit file file yang seharusnya hanya bisa dilakukan oleh root. Caranya simpel kok, mau tahu? beneran? hahahaha seriusan?

Cara Membuat Hak Akses User Biasa Menjadi Root di Linux

Pada praktek kali ini kita akan menggunakan Virtualbox. Sistem operasi linux yang saya gunakan adalah Ubuntu Server Linux (bebas sih, mau debian/centos juga boleh).

1. Nyalakan Ubuntu Server, login kemudian buat user baru, misal kali ini kita membuat user hardiyan.

Nyalakan Ubuntu Server, login kemudian buat user baru, misal kali ini kita membuat user hardiyan.

2. Kemudian exit, dan login menggunakan user hardiyan.

Kemudian exit, dan login menggunakan user hardiyan.

Ketika saya mengetikan sudo su, maka muncul masalah, sebab user hardiyan bukan merupakan root.
Ketika saya mengetikan sudo su, maka muncul masalah, sebab user hardiyan bukan merupakan root

3. Solusinya adalah edit file /etc/sudoers, sebelumnya logout dan login menggunakan user sebelumnya. Tambahkan script seperti dibawah ini.

Solusinya adalah edit file /etc/sudoers, sebelumnya logout dan login menggunakan user sebelumnya.

Simpan dengan menggunakan ctrl+o, enter, kemudian ctrl+x. Lalu kita coba kembali sudo su.

Simpan dengan menggunakan ctrl+o, enter, kemudian ctrl+x. Lalu kita coba kembali sudo su.

Oke temen-temen, sekian postingan mimin kali ini tentang "Cara Membuat Hak Akses User Biasa Menjadi Root di Linux". Semoga bisa bermanfaat ya, akhir kata sampai jumpa dipostingan berikutnya ...

Sabtu, Maret 11, 2017

Step by Step Install Windows 7 di Oracle VirtualBox

Step by Step Install Windows 7 di Oracle VirtualBox


Kembali lagi bersama mimin +Hardiyan Kesuma Ramadhan nih teman-teman, kali ini di hari Sabtu yang cukup menyenangkan, hehehe mimin akan share tutorial instalasi Windows 7 via Oracle VirtualBox. Jadi, buat teman-teman disini yang sedang belajar virtualbox artikel cocok dan pas nih. 

Step by Step Install Windows 7 di Oracle VirtualBox

Nah, gimana kalau kita langsung menuju ke proses instalasinya saja ya teman-teman ...

1. Buka software VirtualBox kalian.
2. Lalu klik New, Maka akan muncul jendela Name and Operating System.

Lalu klik New, Maka akan muncul jendela Name and Operating System.

3. Beri Nama, misal Windows 7 Milik Hardiyan

Beri Nama, misal Windows 7 Milik Hardiyan


4. Untuk Memory Size, mimin rekomendasikan beri 1024 MB atau 1 GB, agar Windows 7 yang berjalan di Laptop kita berjalan mulus.

*Note: Minimal RAM untuk menjalankannya ialah 2 GB.

Untuk Memory Size, mimin rekomendasikan beri 1024 MB atau 1 GB, agar Windows 7 yang berjalan di Laptop kita berjalan mulus.


5. Pilih Create Virtual Hard disk Now, Lalu klik Next.

Pilih Create Virtual Hard disk Now, Lalu klik Next.


6. Hard disk file type pilih VDI.

Hard disk file type pilih VDI.

7. Storge on physical hard disk pilih dinamis saja, sebab dinamis lebih fleksibel dalam penyimpanan di hard disk asli sistem operasi kita yang menjalankan VirtualBox.

Storge on physical hard disk pilih dinamis saja, sebab dinamis lebih fleksibel dalam penyimpanan di hard disk asli sistem operasi kita yang menjalankan VirtualBox.

8. Untuk File location pilih default, dan Size mimin ubah menjadi 30 GB. Kemudian klik Create.

Untuk File location pilih default, dan Size mimin ubah menjadi 30 GB. Kemudian klik Create.

9. Kemudian kita browse file iso Windows 7 kita, ikuti langkah-langkahnya pada gambar gif dibawah ini ya teman-teman.

Kemudian kita browse file iso Windows 7 kita, ikuti langkah-langkahnya pada gambar gif dibawah ini ya teman-teman.

10. Tunggu sejenak, lalu akan muncul jendela Starting Windows.

Tunggu sejenak, lalu akan muncul jendela Starting Windows.

11. Its Time Guys !!! Time and Currency format bisa kita ubah ke Indonesia atau default juga tidak masalah. Klik Next.

Its Time Guys !!! Time and Currency format bisa kita ubah ke Indonesia atau default juga tidak masalah. Klik Next.

12. Klik Install now !!!

 Klik Install now !!!

13. Centang I accept the license terms untuk bisa melanjutkan ke proses selanjutnya, kemudian klik Next.

Centang I accept the license terms untuk bisa melanjutkan ke proses selanjutnya, kemudian klik Next.

14. Masuklah ke tahap type of installation, disini mimin pilih Custom (advanced), karena kita akan mengatur partisinya secara manual.

Masuklah ke tahap type of installation, disini mimin pilih Custom (advanced), karena kita akan mengatur partisinya secara manual.

15. Sebelum dipartisi.

Sebelum dipartisi.

Setelah dipartisi, kemudian kita klik Next.

Setelah dipartisi, kemudian kita klik Next.

16. Taraaa, kita masuk ke tahap instalasi Windows 7, cukup tunggu saja sambil ngopi,, hehehe.

Taraaa, kita masuk ke tahap instalasi Windows 7, cukup tunggu saja sambil ngopi,, hehehe.

Beberapa menit kemudian Windows need to restart, setelah itu akan muncul tampilan press any key to boot from cd, kita tidak usah pencet apa-apa biarkan saja.

Beberapa menit kemudian Windows need to restart, setelah itu akan muncul tampilan press any key to boot from cd, kita tidak usah pencet apa-apa biarkan saja.

Windows masuk tahap Completing Instalation.

Windows masuk tahap Completing Instalation.

Kemudian Windows akan restart lagi, seperti biasa diamkan saja, lalu akan masuk ke tampilan awal pengecekan windows untuk pemakaian pertama kali.

 Kemudian Windows akan restart lagi, seperti biasa diamkan saja, lalu akan masuk ke tampilan awal pengecekan windows untuk pemakaian pertama kali.

17. Kita masuk ke tahap customize Windows 7, pertama kita beri nama Windows kita, misal hardiyan-PC.

Kita masuk ke tahap customize Windows 7, pertama kita beri nama Windows kita, misal hardiyankesumar.

18. Untuk Windows product key kita kosongi saja, karena tujuan kita hanya sebagai pembelajaran saja.

Untuk Windows product key kita kosongi saja, karena tujuan kita hanya sebagai pembelajaran saja.

19. Help protect langsung saja kita pilih Ask me later, lalu klik Next.

Help protect langsung saja kita pilih Ask me later, lalu klik Next.

20. Time and date pilih Jakarta, lalu Next.

Time and date pilih Jakarta, lalu Next.

21. Computer's current location pilih saja Public.

Computer's current location pilih saja Public.

22. Jossss !!! Akhirnya selesai juga teman, kita sudah sampai di desktop awal Windows 7 kita. Selamat :)

Jossss !!! Akhirnya selesai juga teman, kita sudah sampai di desktop awal Windows 7 kita. Selamat :)

Tampilan Hard Disk Drives Windows kita, sesuai dengan partisi yang telah diset diawal.

Tampilan Hard Disk Drives Windows kita, sesuai dengan partisi yang telah diset diawal.

Alhamdulillah, akhirnya selesai juga teman-teman "Step by Step Install Windows 7 di Oracle VirtualBox". Semoga bisa bermanfaat ya, sampai jumpa next time ya ...

Selasa, Februari 28, 2017

Tutorial Instalasi Oracle VM VirtualBox

Tutorial Instalasi Oracle VM VirtualBox


Selamat malam temen-temen, kali ini mimin berkesempatan update blog nih, malam ini kebetulan juga untuk tugas kuliah, mimin akan share gmana sih caranya install oracle virtualbox, software yang berfungsi untuk memvirtualisasi mesin windows, linux, dsb ke dalam sebuah sistem operasi utama, jadi didalam windows temen-temen, nantinya bisa di install linux. 

Tutorial Instalasi Oracle VM VirtualBox


Yuk kita langsung saja ke tahap instalasi Oracle VM VirtualBox ...

1. Download Software nya langsung ke official site oracle VM VirtualBox, melalui link berikut

https://www.virtualbox.org/wiki/Downloads.

Download Software nya langsung ke official site oracle VM VirtualBox

2. Kemudian buka file .exe nya lalu klik 2x.

Kemudian buka file .exe nya lalu klik 2x.

3. Muncul jendela Welcome to the Oracle VM VirtualBox .... nah langsung saja klik Next.

Welcome to the Oracle VM VirtualBox

4. Pada Jendela Custom Setup, biarkan saja default, lalu klik Next. Oiya, klo Local Disk C temen-temen udah full kapasitasnya bisa ubah folder instalannya ke drive lain.

Pada Jendela Custom Setup, biarkan saja default, lalu klik Next

5. Select the way features, temen-temen bisa centang semua, lalu Next.

Select the way features, temen-temen bisa centang semua, lalu Next.

6. Jendela selanjutnya yaitu Warning: Network Interfaces, Pilih Yes.

Jendela selanjutnya yaitu Warning: Network Interfaces, Pilih Yes.

7. Ready to Install? Install.

Ready to Install? Install.


Ready to Install? Install.


Bila menemukan jendela Windows Security seperti ini, pilih Install.

Bila menemukan jendela Windows Security seperti ini, pilih Install.

10. Instalasipun selesai, mudah bukan?

Instalasipun selesai, mudah bukan?

Instalasipun selesai, mudah bukan?


Oke temen-temen, itulah postingan kali ini tentang "Tutorial Instalasi Oracle VM VirtualBox". Semoga bisa bermanfaat ya, oiya mimin juga sudah ada tutorial install Ubuntu 16.04 bila ingin mencoba >> http://www.diyandoyan.com/2016/10/inilah-cara-instalasi-ubuntu-server-1604.html. Sampai jumpa di postingan berikutnya ...